7 Langkah Meningkatkan Jaringan Distribusi Produk

7 Langkah Meningkatkan Jaringan Distribusi Produk

mgt-logistik.com – 7 Langkah Meningkatkan Jaringan Distribusi Produk – Jaringan distribusi adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka menghubungkan produsen dengan konsumen. Dengan kata lain, kegiatan yang memastikan produk yang dihasilkan suatu produsen sampai kepada konsumen.

Terdapat 7 langkah kegiatan yang dapat dilakukan dalam meningkatkan jaringan distribusi yang baik yaitu :

1. Penelusuran terhadap jaringan distribusi

Hal pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan penelusuran terhadap jaringan distribusi yang ada. Dimulai dari produsen atau principal, distributor utama, agen grosir sampai kepada retailer. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektifitasnya dari setiap jaringan distribusi yang ada. Mungkin produk kita ada yang menjadi produk utama dari suatu channel distribusi dan ada yang tidak. Dengan melakukan penelusuran ini akan diketahui mana jalur yang sudah terbangun dengan baik dan mana yang harus ditingkatkan.

2. Penelusuran terhadap manajemen persediaan

Langkah selanjutnya adalah melakukan penelusuran terhadap manajemen persediaan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan persediaan di setiap stock point pada jaringan distribusi yang ada. Mengetahui bagaimana pengelolaan dari suatu persediaan ditangani sangat penting untuk diketahui agar distribusi dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai ada kekurangan stok disalah satu titik ditribusi yang dimiliki, yang dapat membuat pesaing masuk menawarkan produknya terhadap jalur distribusi yang kita miliki.

3. Penelusuran terhadap strategi distribusi

Penelusuran terhadap strategi distribusi dilakukan untuk mengetahui seberapa baik dan berhasilnya strategi yang sedang atau sudah dijalankan selama kurun waktu tertentu. Apakah di terapkan dengan baik sehingga tujuan atau target strategi yang dibuat dapat tercapai dengan baik.

4. Memfokuskan kepada pasar lokal terlebih dahulu

Mengarahkan fokus utama terhadap pasar lokal (terdekat) terlebih dahulu. Hal ini untuk mengetahui berapa besar pasar yang sudah dikelola dengan baik dan berapa yang belum. Bisa jadi banyak yang tertarik dengan produk yang ditawarkan namun kesulitan dalam memperolehnya. Sehingga perlu dibangun jaringan dengan baik terhadap konsumen dari pasar potensial tersebut.

5. Memfokuskan pada area dan tipe saluran

Dengan fokus kepada suatu area maka bisa diketahui area mana saja yang memiliki penjualan yang besar. Dapat dianalisa juga apakah keberhasilan tersebut karena strategi distribusi, strategi pemasaran, atau faktor lainnya. Dapat juga dilakukan perbandingan antara satu area dengan area lainnya. Termasuk misalnya tipe outlet yang ada di masing-masing area tersebut, polanya yang tepat yang mana sehingga dapat ditetapkan suatu strategi yang tepat dalam menyelesaikannya.

6. Melakukan analisa aktivitas pemasaran

Dengan melakukan analisa aktivitas pemasaran, perusahaan dapat mengetahui seberapa besarnya rasio outlet aktif dengan outlet terdaftar (register) yang ada.  Jika terjadi perbedaan yang cukup besar, maka tugas tim pemasaran untuk melakukan aktivitas untuk meningkatkan produksi outlet yang kurang aktif tersebut.

7. Melakukan analisa pengembangan lini produk

Pengembangan lini bagi suatu distributor dapat berarti penambahan kategori produk yang harus didistribusikan. Dapat juga berarti penambahan area atau tipe outlet atau item produk. Dengan muatan yang semakin besar, maka tingkat efisiensi jaga harus ditingkatkan agar profit yang diperoleh dapat meningkat.

Demikian tadi sedikit ulasan mengenai 7 langkah meningkatkan kekuatan jaringan distribusi produk

bona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dasar kepemimpinan dalam Organisasi

Tue Aug 31 , 2021
mgt-logistik.com – Dasar kepemimpinan dalam Organisasi – Kepemimpinan adalah bagian penting dalam manajemen suatu organisasi. Dengan kepemimpinan yang baik, akan memberikan peluang lebih besar manajemen untuk mencapai tujuannya. Kepemimpinan mencakup setiap wewenang yang dimiliki seorang pemimpin dalam memberikan pengaruh kepada orang lain atau kelompok tertentu. Seorang pemimpin diharapkan kemampuannya dalam […]