6
Jan

Tujuan MEA adalah Ekonomi Regional yang Mudah

Tujuan MEA atau AEC (Asean Economy Community) adalah Ekonomi Regional yang Mudah-Ekonomi.

MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi Asean yang bertujuan untuk mengintegrasikan hubungan negara-negara ASEAN.

Sesuai namanya, fokus dari MEA ini merupakan bidang ekonomi untuk meningkatkan nilai ekonomi antar negara yang tergabung dalam organisasi negara-negara Asia Tenggara ini.

Pengertian dan Sejarah MEA.

MEA merupakan sistem ekonomi yang tercetus sejak tahun 1997 kepada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Malaysia.

Sistem MEA ini merupakan sistem kesepakatan perdagangan antar negara anggota ASEAN, untuk meningkatkan nilai ekonomi yang saling menguntungkan.

Sistem ini, nantinya akan menjadi sistem ekonomi yang penting bagi semua negara-negara ASEAN.

Mengapa?

Karena dengan terbentuknya MEA ini, akan memunculkan sebuah pasar bebas baru antara anggota ASEAN, dan ini berdampak kepada ekonomi dan SDM kawasan ASEAN.

Akibatnya, akan muncul Peta Ekonomi baru ini, yang dapat menguntungkan negara-negara di kawasan ASEAN.

Ketika suatu negara mempunyai sektor ekonomi yang bagus dan terus meningkat, maka negara itu bisa mengubah negaranya menjadi lebih baik dan unggul di berbagai sektor.

Untuk meningkatkan kompetensi setiap anggota MEA, maka dilakukan kerjasama yang dapat saling mendukung antar anggota MEA.

Di Indonesia, MEA telah diterapkan sejak tahun 2015 akhir.

Baca juga: cek npwp valid

Tujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Terbentuknya MEA adalah bukan hanya didasarkan atas kepentingan ekonomi saja, tetapi juga membangun SDM atau masyarakat agar mampu menghadapi perubahan di masa depan dan berdampak pada setiap aspek kehidupan.

Tujuan dari kesepakatan MEA adalah

1. Memperkuat Hubungan antar negara ASEAN.

Setiap negara pasti memiliki ketergantungan. Terutama pada hal ekonomi, setiap negara memiliki kegiatan ekspor dan impor.

Keterbatasan sumber daya di setiap negara akan menjadi alasan untuk melakukan kerjasama antara negara, seperti di kawasan ASEAN.

Kerjasama ini dapat dilakukan selain untuk meningkatkan perdagangan, juga dapat meningkatkan perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat ASEAN.

Dengan adanya ASEAN sebagai media untuk kerjasama, maka semua negara yang ada di kawasan ini berpeluang untuk maju dan berkembang.

Kedepannya, dengan adanya MEA akan tercipta kerjasama yang akan mendatangkan kemudahan di bidang investasi, infrastruktur dan lainnya .

Baca juga: cek keaktifan kartu npwp

2. Mewujudkan Sistem Perbankan.

Dengan kerjasama ini, akan terbuka perdagangan bebas yang akan memberikan kesempatan baru untuk memperluas pasar, serta dapat memperkenalkan produk dan jasa lokal yang unggul dari setiap negara.

Perbankan akan memiliki peran penting dalam hal ini, seperti mempermudah rantai pasok barang dan jasa.

Perbankan akan memberikan bantuan dari sisi investasi, pembiayaan dan pengelolaan usaha.

Agar semua ini dapat berjalan dengan baik , maka akan dibutuhkan Sistem Perbankan yang Terpadu yang dapat menjawab tantangan masyarakat ASEAN atau MEA.

Sistem Perbankan yang dibutuhkan MEA adalah  seperti inovasi di bidang pembayaran dan pembiayaan yang mudah dan cepat.

Apalagi saat ini banyak sekali muncul Fintech start up di setiap anggota MEA, yang akan mempengaruhi Sistem Perbankan yang ada.

3. Merencanakan Sistem Keuangan.

Dengan adanya kerjasama di wilayah ASEAN ini, maka setiap negara anggota MEA adalah memiliki kesempatan yang sama, untuk meningkatkan masuknya investasi ke negaranya dengan menciptakan peluang-peluang kerjasama baru.

Semakin tinggi investasi yang masuk, akan memberikan kesempatan yang besar untuk negara tersebut maju baik dari sisi ekonomi dan sosial.

Tentu saja, hal ini akan mempengaruhi setiap negara untuk memperbaiki sistem keuangannya.

Maka sangat penting, jika MEA membuat sebuah Sistem Keuangan Terpadu yang dapat mempermudah aliran investasi , pengembangan pasar, pembuatan pusat produksi, peningkatan distribusi barang dan jasa, serta menarik tenaga kerja professional yang unggul.

4. Ketahanan Pangan.

Ketahanan Pangan di MEA adalah menjadi isu penting bagi setiap negara.

Karena, hal ini akan memberikan jaminan bagi masyarakat ASEAN, bahwa pemenuhan pangan akan selalu terpenuhi, walaupun permintaan dapat naik dan turun setiap tahunnya.

Dengan adanya pengelolaan ketahanan pangan yang terstruktur di MEA, maka akan memunculkan sebuah aturan atau regulasi baru yang disepakati bersama tentang pengelolaan makanan atau Food Regulation.

Serta diperlukan sebuah standar untuk mengawasi hal ini dalam bentuk Standard Control yang dapat diberlakukan sama di setiap negara ASEAN.

Tujuan Ketahanan Pangan di MEA adalah selain mengelola pemenuhan pangan dengan baik, juga mengurangi biaya produksi dan perdagangan dari berbagai jenis makanan yang diproduksi setiap negara ASEAN.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat menyelesaikan masalah ketimpangan dan keseimbangan harga produk pangan di pasar.

5. Keamanan Politik.

Setiap anggota MEA memiliki ideologi dan budaya masyarakat yang berbeda.

Melalui forum MEA, maka dapat dilakukan kerjasama budaya antara negara.

Peran MEA bukan untuk menghilangkan sebuah budaya negara anggotanya, tetapi untuk meningkatkan kepedulian antar negara terhadap budaya dan karakter masing-masing.

Kerjasama ini akan memberikan dampak positif pada keamanan politik setiap negara.

Negara tetangga tidak akan merasa terancam dengan masuknya budaya negara lain.

Tentu saja, pemerintah harus berperan aktif dalam mengawasi dan memberikan arahan tentang pelaksanaan kerjasama budaya ini.

Agar nilai-nilai dan norma-norma spiritual yang ada di masyarakat lokal tetap dijaga seperti toleransi, kepedulian sesama, menjaga perdamaian dan menghargai perbedaan.

6. Sosial Budaya.

MEA memiliki peran penting dalam menciptakan sebuah masyarakat yang peduli dengan nilai-nilai kemanusiaan.

MEA dapat menjadi wadah kerjasama untuk membangun rasa solidaritas dan kepekaan social setiap negara.

Hal ini akan memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pada masyarakat, demi terciptanya kehidupan yang berkeadilan, dimana setiap masyarakat memiliki kesetaraan dalam aspek sosial, budaya dan hukum.

MEA juga akan memperhatikan perubahan iklim yang diakibatkan oleh perdagangan bebas ini, terutama perubahan yang terjadi di kehidupan sosial masyarakat dan kehidupan bernegara.

Akhir kata, tujuan MEA adalah melakukan kerjasama antara negara di berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan dan standar kehidupan yang lebih baik di setiap negara ASEAN.

 

Baca artikel lain : Perdagangan Internasional Tahun 2018 akan membaik