Mengenal Aplikasi GudangAda

Di era digital saat ini, tantangan juga dihadapi para pemilik toko tradisiona. Salah satunya dalam penyuplaian produk yang diperdagangkan secara efisien. Aplikasi GudangAda menjadi tempat jual beli online atau layanan marketplace B2B untuk pedagang grosir dan eceran barang kebutuhan sehari-hari atau Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Hadir sebagai solusi bagi produsen dan pedagang untuk bertransaksi lebih cepat, lebih murah, lebih cerdas, dengan jumlah yang lebih besar. Mendukung dan memberdayakan pedagang tradisional FMCG dengan menggunakan teknologi.

GudangAda memiliki visi membangun infrastruktur B2B e-commerce platform terbesar untuk Indonesia. Dengan Misi memberdayakan pelaku industri B2B (produsen, pedagang grosir, eceran) melalui teknologi untuk transaksi lebih cepat, murah, cerdas, dan besar.

Stevensang yang telah memiliki pengelaman dibidang FMCG selama 25 tahun adalah pendiri aplikasi GudangAda ini pada tahun 2019. Dengan pengalamaannya tersebut, GudangAda memberikan kemudahan solusi teknologi bagi pelaku UMKM. Membentu untuk mencari produk, mengelola transaksi, melakukan layanan logistik dan pembayaran yang lebih cepat dan efisien.  Harapannya dengan teknologi yang diberikan tersebut, para pedagang yang melakukan transaksi dengan GudangAda dapat melihat perputaran barang yang lebih cepat, kenaikan volume penjualan, biaya operasional dan harga pengadaan yang lebih rendah, serta transparansi transaksi.

Dok. GudangAda

Kehadiran aplikasi GudangAda ini juga untuk menjawab tantangan atau kebutuhan dari para pemilik toko tradisional. Seperti sulitnya mencari salesman toko, resiko bisnis yang meningkat, semakin banyaknya commerce besar yang langsung menghubungkan produsen utama (principal) dengan retailers. Termasuk adanya tantangan dari generasi penerus dalam keluarga yang enggan meneruskan bisnis toko yang masih konvensional dan faktor lainnya. Tentunya hal ini akan menjadi penyebab dapat turunnya keuntungan dan bisnis dikemudian hari.

Saat ini GudangAda telah mendapatkan dukungan pendanaan awal sebesar belasan juta dolar dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures dan Wavemaker Partners. Juga turut berpartisipasi sebagai investor adalah Sequoia, Pavilion Capital Partners, Asia Partners dan Falcon Edge Partner.

GudangAda selanjutnya akan berfokus dalam menambah jumlah penjual dan pemilik toko. Membangun ekosistem dengan melengkapi fitur untuk memenuhi kebutuhan semua stakeholder FMCG. Saat ini GudangAda telah menghubungkan ratusan ribu pelaku bisnis UMKM di lebih dari 500 kota di Indonesia.

bona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Perbandingan Modern Trade dengan General Trade

Fri Sep 3 , 2021
mgt-logistik.com – Perbandingan Modern Trade dengan General Trade – Saluran distribusi adalah jalur yang digunakan produsen untuk menyalurkan dan memindahkan¬† kepemilikan produknya kepada konsumen yang dituju. Saluran distribusi yang dikelola dengan baik sangat memberikan keuntungan perusahaan dalam menyalurkan produk yang dimiliki. Dengan saluran distribusi yang dimiliki, produsen dapat melakukan riset […]