Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi

Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi

Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi

mgt-logistik.com – Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi – Saat ini, terdapat beberapa pilihan kerjasama yang dapat dilakukan orang yang ingin berjualan suatu produk. Apakah pernah menjumpai satu gambar produk yang sama dalam beberapa toko online? Bisa jadi mereka trelah melakukan kerjasama dalam bentuk sistem penjualan konsinyasi.

Sistem kerjasama konsinyasi adalah kerjasama yang dilakukan oleh pemilik produk (consignor) kepada penjual (consignee). Dengan kata lain, penjual bisa menjual produk yang dititipkan dari pemilik produk. Tetapi, penjual tidak dapat menaikkan harga sebab komisi yang mereka dapatkan diberikan oleh pemilik produk langsung.

Kerjasama konsinyasi ini cukup banyak dilakukan, selain kerjasama dalam bentuk reseller ataupun dropshipper yang akan kita bahas pada kesempatan lain. Dalam mengadakan kerjasama dalam sistem penjualan konsinyasi perlu diperhatikan beberapa hal, baik sebagai pemilik produk, maupun sebagai penjual produk. Terdapat keuntungan/kerugian yang berpotensi terjadi, yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Sebagai Pemilik Produk

Keuntungannya adalah

  • Dapat memperluas daerah pemasaran produk tanpa menambah biaya yang cukup besar
  • Mudah memperkenalkan produk-produk baru yang dimiliki
  • Dapat fokus pada pengembangan produk
  • Mudah melakukan pengendalian/ control harga jual dari agen penerima barang konsinyasi (penjual)
  • Pemilik produk dapat mengalihkan produk ke penjual lain jika salah satu penjual tidak berhasil menjual produknya dengan baik
  • Tidak perlu membayaar biaya gaji karyawan penjualan

Kerugiannya adalah

  • Tidak dapat mengontrol penjualan secara langsung
  • Produk dapat dikembalikan tanpa terjual
  • Resiko produk tidak terjual atau rusak besar jika penjual kurang ok

Sebagai Penjual Produk

Keuntunganya adalah

  • Tidak bingung dalam mengatur stok produk yang akan dijual
  • Tidak terbebani dengan resiko menanggung kerugian jika produk tidak laku
  • Mendapatkan komisi penjualan dari setiap barang yang laku
  • Dapat melakukan stok dengan beragam varian produk
  • Kebutuhan modal kerja dapat dikurangi
  • Tidak terbebani jika ada fluktuasi harga produk

Kerugiannya adalah

  • Tidak dapat menaikkan harga jual secara sepihak
  • Bila produk tidak terjual, maka tidak mendapatkan keuntungan

Nah, untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari kerjasama sistem penjualan konsinyasi, perlu diperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Memilih mitra perusahaan yang bertanggungjawab
  2. Perlu melakukan banyak kerjasama dengan perusahaan-perusahaan penjual
  3. Mengikutsertakan pihak penjual produk dalam setiap program seperti diskon, promosi, reward dan lain sebagainya
  4. Pemilik produk harus memiliki produk yang unggul agar dapat dijual dengan baik

bona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bisnis Barang Preloved

Thu Jun 24 , 2021
Apa yang dimaksud dengan preloved? mgt-logistik.com – Bisnis Barang Preloved – Arti barang preloved dalam suatu bisnis jual beli produk fashion adalah barang yang dijual kembali dalam kondisi bagus. Barang preloved sedikit berbeda dengan barang bekas, karena biasanya barang yang dijual preloved memiliki kondisi yang mirip dengan kondisi baru, namun […]