22
Jan

Pengertian dan Penyebab Inflasi

Pengertian dan Penyebab Inflasi-Ekonomi.

Inflasi adalah salah satu keadaan ekonomi yang ditunjukkan dengan naiknya harga barang-barang di pasaran atau harga barang yang semakin melambung tinggi secara terus-menerus.

Naiknya harga barang ini terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Anda mungkin pernah merasakannya.

Inflasi ini tentu saja tidak terjadi begitu saja.

Apa sebab, harga barang-barang tersebut  dapat naik tajam secara terus-menerus?

Sebagai informasi untuk Anda, penyebab inflasi akan dijelaskan dibawah ini.

Penyebab inflasi adalah

1. Demand Shock Inflation atau Demand Pull Inflation.

Penyebab Inflasi ini adalah karena permintaan masyarakat terhadap berbagai barang terlalu kuat .

Hal ini biasanya terjadi, jika suatu negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat, terbukanya banyak lapangan kerja, naiknya pendapatan masyarakat.

Sehingga pengeluaran meningkat drastis, bahkan melebihi kemampuan ekonomi, yaitu dalam hal menghasilkan barang dan jasa.

Pengeluaran yang meningkat tajam ini, dapat menyebabkan terjadinya inflasi.

2. Supply Shock Inflation atau Cost Push Inflation.

Penyebab Inflasi ini adalah karena terjadinya kenaikan yang tajam pada biaya produksi secara terus- menerus, dalam jangka waktu tertentu.

Biasanya inflasi jenis ini terjadi saat suatu negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan tingkat pengangguran yang rendah.

Dalam kasus ini, jumlah tenaga kerja sangat terbatas, sementara Industri membutuhkan supply tenaga kerja yang banyak untuk menaikkan produksi.

Sehingga perusahaan akan menaikkan upah atau gaji untuk mendapatkan karyawan yang dibutuhkan.

Dampaknya, biaya produksi akan meningkat dan harga barang akan naik.

3. Mixed Inflation, Inflasi Campuran.

Penyebab Inflasi ini adalah karena naiknya permintaan dan penawaran.

Hal ini terjadi karena kondisi permintaan dan penawaran yang tidak seimbang.

Di satu sisi permintaan terhadap barang atau jasa meningkat terus menerus , dan disisi lain penyediaan barang dan biaya produksi mengalami penurunan.

Kondisi ini akan menyebabkan harga barang dan jasa akan naik drastis.

Inflasi ini sangat sulit dikendalikan jika gap yang terjadi sangat tinggi, kecuali ada substitusi barang dan jasa tersebut.

4. Expected Inflation, Inflasi Ekspektasi.

Penyebab Inflasi ini adalah karena perilaku masyarakat yang bersifat forward looking.

Masyarakat cenderung  melihat bahwa masa depan  ekonomi akan semakin baik.

Ekspetasi masyarakat ini dapat mengakibatkan terjadinya Demand Pull Inflation atau Cost Push Inflation.

Hal ini dapat menyebabkan  naiknya harga barang dan jasa.

Tentu saja, hal ini sangat sulit diprediksi dan diketahui secara pasti.

Namun hal ini tidak berlaku, ketika adanya peningkatan permintaan pada Hari-hari Besar tertentu seperti Lebaran, Natal, maupun Tahun Baru, karena hanya dalam waktu yang sementara.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa inflasi terjadi, jika permintaan masyarakat meningkat dalam jangka waktu yang lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

Inflasi juga mungkin terjadi, jika situasi Ekonomi dan Politik suatu negara tidak  stabil atau sedang kacau.

Bahkan, jika kondisinya sangat parah, inflasi yang ditimbulkan bisa berdampak sangat mengerikan.

Oleh sebab itu, banyak orang yang menyebut, bahwa inflasi dapat menyebabkan sebuah bencana.

Alasannya akan dikemukakan di bawah ini.

Alasan inflasi dapat menjadi sebuah bencana.

penyebab inflasi

sumber : www.financialhospital.in

Alasan paling logis dari inflasi yang disebut sebagai sebuah bencana adalah kacaunya stabilitas ekonomi dalam jangka panjang, yang akan merugikan negara dan rakyat.

Harga Bahan Pangan akan naik tinggi, bahkan bisa memicu tingkat kemiskinan, kasus kriminal, serta ketidakstabilan keamanan suatu negara.

Tingkat kesejahteraan yang buruk, juga akan timbul, karena ketidakmampuan untuk membeli kebutuhan primer bagi masyarakat.

Tidak semua orang bisa beradaptasi, jika terjadi inflasi, sehingga dapat memicu kondisi yang kurang baik.

Bahkan, inflasi bisa mengancam suatu profesi seseorang.

Jika daya beli masyarakat turun, maka semua pihak akan merasakan kerugian .

Hal ini akan memicu tidak stabilnya Ekonomi sebuah negara.

Kita dapat memahami, bahwa Inflasi adalah suatu kejadian atau gejala ekonomi yang tidak dapat dihilangkan .

Bagi sebuah negara , perlu mengelola atau mengendalikan inflasi ini, melalui berbagai kebijakan yang tepat dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanan kebijakan tersebut di lapangan.

 

Baca artikel lain: Tujuan MEA adalah Ekonomi Regional yang Mudah