21
Feb

Rahasia Sukses Bisnis dengan Telemarketing

Rahasia Sukses Bisnis dengan Telemarketing-Manajemen.

Salah satu metode marketing yang kini banyak dilakukan oleh para pelaku bisnis adalah telemarketing, yang berarti marketing melalui jarak jauh seperti via telepon.

Internet kini juga merupakan salah satu media yang digunakan untuk memasarkan produk, selain telepon.

Jika via telepon, marketing yang dilakukan sebenarnya tidaklah hanya sekedar menelepon saja, namun lebih dari itu.

Ketika menghubungi seseorang, baik melalui telepon maupun email, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

Jika melalui telepon, sang telemarketer haruslah paham dengan etika dalam melakukan marketing jarak jauh terlebih dahulu.

Dalam hal ini, telemarketer biasanya dibekali dengan pengetahuan dan praktek terlebih dahulu.

Salah satu hal menjadi tanggung jawab telemarketer adalah memastikan bahwa pelanggan percaya bahwa perusahaannya bukanlah perusahaan bodong.

Profesi sebagai telemarketer tidaklah mudah jika melihat kasus di atas.

Namun banyak perusahaan atau individu yang  sukses karena menggunakan metode telemarketing ini.

Telemarketing adalah tentang bagaimana kita mencoba peluang baru.

Menggunakan strategi pemasaran melalui telemarketing dapat membantu dalam mengembangkan bisnis Anda

Bagi Anda yang sedang ingin mencoba metode marketing jarak jauh ini, Anda bisa simak 10 tips telemarketing yang dapat Anda pelajari.

Baca juga: fungsi surat jalan

10 Tips Telemarketing:

1. Buat Rencana.

Sebelum Anda melakukan telemarketing,Anda harus memahami tujuan anda untuk melakukan ini.

Anda dapat membuat persiapan mulai dari mengumpulkan data-data tentang alamat email dan telepon.

Disarankan, jika Anda menghubungi sebuah perusahaan berukuran kecil dan menengah, Anda harus mendapatkan Titik Kontak yang dekat dengan pengambil keputusan seperti Sekretaris atau Asisten Pribadi.

Hal ini sangat membantu Anda.

2. Buat Skrip (Script).

Setelah Anda memiliki persiapan atau tujuan yang jelas, maka Anda dapat membuat sebuat skrip (bagaimana Anda menyapa pertama kali atau format isi surat) yang dapat membantu Anda saat menghubungi calon pelanggan baik melalui Telepon atau Email.

Skrip ini akan menjadi Panduan saat Anda melakukan panggilan pertama kali.

Walaupun dalam implementasinya, Anda dapat merubah isi kata-katanya agar lebih enak didengar.

3. Berbicaralah secara Perlahan dan Jelas.

Hal yang biasa terjadi adalah Anda akan sedikit gugup saat pertama kali menelepon calon pelanggan.

Dan kegugupan ini dapat menyebabkan Anda lupa dengan Panduan atau Skrip yang sudah dibuat.

Saran dari Para Ahli, turunkan tangan Anda ke sisi tubuh, sehingga dapat membuat tekanan pada Diafragma dan akan membantu Anda untuk memperlambat cara bicara dan lebih tenang.

Dengan kecepatan normal atau alami, suara Anda akan lebih enak didengar.

Hal ini akan membuat calon pelanggan lebih senang untuk berbicara dengan Anda.

Dan usahakan agar Anda tetap melihat skrip untuk membantu Anda focus dan mengakhiri pembicaraan dengan baik.

4. Siap untuk melakukan Percakapan.

Anda harus menyiapkan jawaban.

Saat Anda melakukan panggilan, orang yang menerima panggilan Anda , kemungkinan akan mengajukan pertanyaan.

Anda harus siap memberikan jawaban yang baik.

Pada umumnya Telemarketing adalah sebuah proposisi mulai dari membuat panggilan, memberikan jawaban sampai dengan menutup pembicaraan.

Jika berhasil, hal ini akan menjadi suatu yang efektif dalam pemasaran.

5. Siap mengatakan ‘Ya’, ‘Tidak’ dan ‘Terima kasih’.

Terkadang saat melakukan panggilan, Anda akan mendapatkan respon yang kurang baik dan kasar.

Jangan biarkan diri Anda menjadi kesal dan larut dalam emosi.

Anda harus merasa percaya diri dan tetap mencoba berdiskusi dengan sopan .

Terkadang Anda harus berani menjawab ‘Ya’, ‘Tidak’ dan ‘Terima kasih’.

Telemarketing membutuhkan kesabaran dan ketekunan untuk mendapatkan hasil yang baik.

Baca juga: surat jalan expedisi

6. Mengelola Gatekeeper (Penerima informasi).

Terkadang Seorang Resepsionis atau Sekretaris Perusahaan diajarkan untuk menghindari agar telepon yang masuk tidak langsung diterima oleh para manager atau pimpinan.

Dan mereka diminta untuk tidak memberikan informasi apapun melalui telepon.

Jika Anda belum berhasil mendapatkan informasi dari Resepsionis atau Sekretaris ini, Anda harus mencoba cara lain seperti mencoba mengelilingi mereka.

Anda dapat menghubungi kantor tersebut, sebelum jam kerja dimulai, karena biasanya beberapa manager atau pimpinan sudah datang lebih awal.

Atau Anda dapat mencoba menghubungi seseorang seperti Petugas Helpdesk, karena biasanya Petugas Helpdesk dengan senang hati akan membantu Anda memberikan informasi tertentu.

7. Mengakhiri pembicaraan dengan sopan.

Selalu ucapkan terima kasih pada saat Anda mengahkiri pembicaraan.

Memang dibutuhkan banyak panggilan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, walaupun terkadang Anda tidak mendapatkan respon yang baik, Anda harus tetap menjaga kesopanan dan ramah.

8. Selalu menindaklanjuti Panggilan Anda.

Jika Anda sudah mengatakan akan mengirim beberapa materi atau sampel pemasaran, Anda harus menepatinya, sesuai dengan janji yang Anda buat.

Hal ini akan berpengaruh pada tingkat kepuasan calon pelanggan Anda dan kualitas layanan Anda di masa depan.

9. Selalu lakukan latihan agar menjadi Sempurna.

Untuk menjadi terampil dan ahli dalam menjalanan Telemarketing, Anda tidak boleh menyerah dan harus selalu merasa nyaman dalam kondisi apapun, termasuk saat calon pelanggan selalu mengatakan ‘Tidak’.

Anda harus terus menerus latihan dalam memperbaiki diri, baik saat melakukan panggilan, menjawab pertanyaan dan menutup pembicaraan.

10.Patuhi aturan Hukum.

Jika Anda belum paham tentang aturan Hukum  Telemarketing, sebaiknya Anda menanyakan hal ini kepada Ahli Hukum atau teman Anda yang memahaminya.

Dengan memahami Aturan Hukum Telemarketing, Anda akan lebih siap menghadapi perkembangan bisnis ini kedepannya.

Biasanya penerapan Strategi Telemarketing selalu berbarengan dengan strategi Pemasaran lainnya.

Tetapi dengan memahami Telemarketing, Anda akan terbantu dalam mengembangkan bisnis yang Anda geluti saat ini.

 

Baca artikel lain : Membangun Brand Awareness adalah Sebuah Hal Mudah